Thursday, March 4, 2010

Keep moving forward.

I wonder, just how many of us understood the true meaning of moving forward.
Nggak selalu harus dikaitkan dengan cinta loh, It can be about any aspect in our lives.
Dalam kasus gue, the simplest example is choosing a meal from the menu.
Gue tipe orang yang kalo udah cinta sama satu makanan di sebuah resto, bakal sangat loyal sama makanan tersebut. Everytime I go to that restaurant, I already know what to order without opening the menu. Padahal banyak option2 lain yang belom pernah gue coba, gambar2nya pun menarik, dan gue yakin udah banyak menu baru since they first opened, tapi tetep gue selalu pilih makanan yang sama.
Kasus lain, hair/dressing style. Walopun gue constantly potong rambut, tapi gue ngga berani nyoba gaya rambut baru. Paling standrad, long layered pake poni miring :D. Atau gue tipe orang yang males ngikutin trend, dengan alasan gue pengen baju2 gue bisa dipake 'seumur hidup'.
Yang setelah gue pikir sekarang, alesan itu terlalu cliche karena toh gue tetep beli baju2 baru yang modelnya itu2 lagi. Standard lah. Yang terpenting baju itu keliatan cantik, ngga neko2, ngga terlalu menarik perhatian, ngga terlalu vulgar.
Dan baju2 yang gue bilang "pengen gue pake selamanya" itu udah terdesak ke ujuuuung lemari atau udah gone sama sekali. Gue hibahkan ke orang atau nyelip entah kemana.
Sometimes we just don't wanna get out from our comfort zone coz we WANT to know what's coming, we WANT to be prepared.
And it has always been like this for me for a very long time. :)

The way we handle minor problems can reflect the way we handle major ones. Menurut gue dari contoh sederhana kaya gini aja, kita harusnya bisa think out of the box dan mikir2 mungkin dalam berbagai hal lain kita juga terlalu takut to get out of our comfy zone. In taking chances, in friendship, in love, in work.
Karena dunia di sekeliling kita constantly berubah. People change. Trend changes. Dan sadar/ngga sadar mungkin kita terlalu puas dengan diri kita dan menolak untuk ikut berubah. Berharap mereka yang mengerti kita, berharap untuk diterima apa adanya.
I'm seriously starting to think it doesn't work for me.
Seperti tweet gue beberapa waktu lalu, "When everything seems so wrong to you, the only person to be blamed is yourself".
Kita yang harus berubah, kita yang harus ikut menyesuaikan diri dengan keadaan dan dunia sekitar.
For me, it's time to try new things, go the other direction. Not too extreme, not necessarily means breaking the rules. We just need to create something different to keep this life exciting.
There are so many ways to enjoy life, and it shall never be dull.


3 comments:

Endy said...

There are some gem quotes in there. Looks like you're starting to make your personal discoveries ya?

Berarti aku ngga boleh kalah! (Padahal berencana liburan dulu dari nulis yang serius-serius)

vtea chodoQ said...

wah aku seneng post ini...apalagi pas bagian kata2 akhir... It's so nice to read positive words dan bikin semangat menjalani tahun 2010 ;)

Sara Sherlini Febriajie said...

@ Endy : u got that right ;) kamu lah yang jago banget nulis...
@ Glad to hear that Fetty :)